<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/12833396?origin\x3dhttp://dianchandra.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script><!-- --><div id="b-navbar"><a href="http://www.blogger.com/" id="b-logo" title="Go to Blogger.com"><img src="http://www.blogger.com/img/navbar/1/logobar.gif" alt="Blogger" width="80" height="24" /></a><form id="b-search" action="http://www.google.com/search"><div id="b-more"><a href="http://www.blogger.com/" id="b-getorpost"><img src="http://www.blogger.com/img/navbar/1/btn_getblog.gif" alt="Get your own blog" width="112" height="15" /></a><a href="http://www.blogger.com/redirect/next_blog.pyra?navBar=true" id="b-next"><img src="http://www.blogger.com/img/navbar/1/btn_nextblog.gif" alt="Next blog" width="72" height="15" /></a></div><div id="b-this"><input type="text" id="b-query" name="q" /><input type="hidden" name="ie" value="UTF-8" /><input type="hidden" name="sitesearch" value="dian-chandra.blogspot.com" /><input type="image" src="http://www.blogger.com/img/navbar/1/btn_search.gif" alt="Search" value="Search" id="b-searchbtn" title="Search this blog with Google" /><a href="javascript:BlogThis();" id="b-blogthis">BlogThis!</a></div></form></div><script type="text/javascript"><!-- function BlogThis() {Q='';x=document;y=window;if(x.selection) {Q=x.selection.createRange().text;} else if (y.getSelection) { Q=y.getSelection();} else if (x.getSelection) { Q=x.getSelection();}popw = y.open('http://www.blogger.com/blog_this.pyra?t=' + escape(Q) + '&u=' + escape(location.href) + '&n=' + escape(document.title),'bloggerForm','scrollbars=no,width=475,height=300,top=175,left=75,status=yes,resizable=yes');void(0);} --></script><div id="space-for-ie"></div>


Friday, May 20, 2005

Menggapai Cahaya Illahi
Oleh : Dede Farhan Aulawi

Sahabat...., marilah kita merenung sejenak....
Di antara tumpukan kehidupan yang menggunung di dalam benak
Di antara teriakan riang...dan isak tangis derita anak - anak
Di antara belukar - belukar kotor yang lebat bersemak - semak...

Sering kita terjebak rutinitas semu tiada henti
Sering kita tertipu ambisi kuantitatif tiada arti
Sering kita hampa terkulai...tertatih di jalan penuh onak dan duri
Sering kita berbenturan dengan bayangan kelabu diri sendiri

Hari - hari hanya dihabiskan oleh suatu kebiasaan
Rumah.....kantor......jalanan kendaraan
Dan akhirnya terjebak di tengah kemacetan
Sumpek...panas...pusing...menggelayut di pohon - pohon kesabaran

Apakah ini jalanku ?
Apakah ini jalanmu ? dan jalan kita semua......
Apakah ini jalan yang kan kita tempuh menuju Istana Keabadian ?
Suatu tempat yand penuh cacing tanah, belatung, dan rayap - rayap pekuburan ???
Suatu tempat yang sunyi senyap tanpa persahabatan......
Suatu tempat dimana kita hanya tinggal sendirian....
Tidak ada teman sejati kecuali amal - amalan...
Tidak ada lagi.., pintu - pintu kemunafikan..
Tidak ada lagi gerbang - gerbang keserakahan.....
Tidak ada lagi jendela - jendela kesibukan...yang sering kita banggakan...
Bahkan sering kita jadikan alasan...
Ketika kita ingkar dengan janji...
Ketika kita lalai dalam sholat...
Ketika lisan dan perbuatan kita menyakiti orang lain
Bahkan ketika kita meremehkan orang lain di jalanan....
di emper - emper perkotaan.....
di kolong - kolong jembatan............
dan yang terseok - seok di tengah himpitan kehidupan

Kita menyadari hidup kita tidak kekal...
tapi perbuatan kita seolah mengingkarinya
Kita menyadari bahwa lisan kita akan diminta pertanggungjawaban
tapi ucapan kita sering lepas bebas tanpa batas
Kita menyadari bahwa harta hanyalah titipan-Nya semata
tapi ambisi kita sering meng-claim tanpa hak, etika dan tanggung jawab
Kita menyadari perlu kehidupan bermasyarakat
tapi kita tak pernah peduli dengan kewajiban moral dan sosial
Kita menyadari diri sebagai manusia biasa
tapi kita sombong dengan fikiran dan perasaan kita

Sahabat..., marilah kita saling berbenah diri
jangan pernah lagi saling menyakiti
saatnya tuk interospeksi diri
Menebarkan jaring kasih...tuk saling menyayangi
Maafkan jika pernah inkar janji
Mari kita saling mengasihi

Dan yang terpenting....Kasih Allah yang tanpa batas
Raihlah kasih dengan Nur Illahi
Itulah cahaya Allah yang kan slalu menerangi
setiap jalan kehidupan yang kan kita tapaki
termasuk relung - relung kepahitan yang pernah kita ratapi
Ya...marilah sama - sama kita berikhtiar....
berdo'a....
dan memohon do'a dengan sungguh - sungguh....
tuk menggapai Cahaya Illahi.......


posted by fasya collection at 9:54 PM

~~~*~~~

Get awesome blog templates like this one from BlogSkins.com